Bahasa :   

Progress dan Kendala pelaksanaan Co Management di 8 Kota/Kabupaten

Proses kerjasama dalam pengelolaan Sarana sanitasi antara Pemerintah Daerah dan Kelompok Swadaya Masyarakat pengelola dan pemanfaat IPAL sangat penting dalam terciptanya sanitasi berkelanjutan.

detail...

Menuju keberkelanjutan KSM SANIMAS, Mengetuk kesadaran semua pihak ....

Pemerintah Indonesia telah sukses membangun lebih dari 15,000 sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat atau yang dikenal luas dengan SANIMAS dan masih berkomitmen membangun lebih banyak lagi untuk mencapai Universal Access 2019 atau yang lebih populer dengan istilah 100-0-100.

detail...

Workshop dan Penyerahan Sanitasi Award Kabupaten Temanggung 2016

Pendopo Kabupaten Temanggung
13 Desember 2016

detail...

Refleksi Kegiatan Pendampingan Pasca Konstruksi BLH Kab. Sleman - Aksansi

Pendampingan pasca konstruksi merupakan kegiatan bersama antara Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sleman dengan AKSANSI.

detail...

Profil

AKSANSI merupakan Asosiasi KSM/KPP Sanitasi Seluruh Indonesia, Sebuah asosiasi yang beranggotakan Kelompok Swadaya Masyarakat/KPP Sanitasi, sebagai wadah atau forum komunikasi bagi para pengurus KSM/KPP dan operator Sanitasi yang tersebar hampir di seluruh Indonesia.

detail

Kerjasama

AKSANSI adalah Asosiasi KSM/KPP Sanitasi Seluruh Indonesia.

detail

Berita

Sosialisasi IPAL Komunal KSM Kota Mojokerto Tahun 2015

Dalam perkembangan dunia persanitasian Indonesia, penggunaan MCK sebagai sarana sanitasi mulai ditinggalkan.

Pelatihan Pengukuran Dampak Kesehatan

Tingkat keberhasilan sebuah program/proyek dapat diketahui dengan mengukur seberapa besar dampak program/proyek tersebut. Khusus untuk program Sanitasi Berbasis Masyarakat, pengukuran dampak dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya adalah aspek kesehatan, infrastruktur yang dibangun, sosial ekonomi masyarakat maupun aspek kebersihan lingkungan.